Rabu, 05 Oktober 2016

Soal Ujian Nasional Tahun 2015 dan Pembahasannya



Ujian Nasional Tahun 2015
Cermati paragraf berikut untuk menjawab soal nomor 1 dan 2!
        Jalan bagi pengendalian rokok di Indonesia masih panjang. Namun, paling tidak pemerintah sudah melarang orang merokok di tempat kerja dan tempat-tempat umum. Sebagai wujud kepeduliaan, berbagai kantor di jakarta telah melarang merokok di lingkungan kantor atau menyediakan ruangan untuk merokok. Di tempat-tempat umum dan di bus-bus pun ditempel poster bahaya merokok. Ini merupakan bukti kepedulian pemerintah dalam menciptakan kebijakan ruang kerja yang sehat dan nyaman.

1.      Bagaimana wujud kepedulian berbagai kantor di Jakarta terhadap pelarangan merokok?
A.    Melarang merokok di lingkungan kantor, tempat umum, dan menyediakan ruang untuk merokok.
B.     Memberi sanksi terhadap orang yang merokok di lingkungan kantor.
C.     Mengajak siapa pun yang merokok untuk menghentikan kebiaasan buruk mereka.
D.    Memasang berbagai bentuk larangan dan berbagai slogan merokok.
E.     Mengharuskan pemasangan poster di bus-bus dan di tempat-tempat umum.

Ujian Nasional Tahun 2015
2.      Tujuan penulisan dalam paragraf tersebut adalah...
A.    Menginformasikan tempat-tempat merokok.
B.     Melaporkan berbagai cara pencegahan merokok.
C.     Mengimbau perokok untuk  membatasi merokok.
D.    Menjelaskan bahaya rokok bagi perokok berat.
E.     Menggambarkan tentang kerugian merokok.
 









  Ujian Nasional Tahun 2015
  Bacalah dengan cermat kutipan cerpen berikut untuk soal nomor 3 dan 4!
    Siang malam ia membahas pelajaran hingga tidak memperdulikan perut yang sudah keroncongan. Menyadari ada ketidakwajaran pada anaknya, ibunda salman merasa khawatir sebab setiap kali makan tidak bersama-sama lagi. Maka beliau mendatangi kamar sang buah hati sebelum malam.
   “Man,...Man, makan yuk, ibu sudah siapkan rendang kesukaanmu,” kata ibu sambil berjalan mendekatinya. Ketika sampai depan ruangan pribadi Salman, ia melihat di sudut-sudut ranjang tidur sudah bertumpuk puluhan buku pelajaran. Mencermati kedaan Man demikian, wanita yang sudah berkepala empat itu menegur Salman yang sedang serius membahas soal-soal.
   “Nak,...Nak, mengapa kamar kamu berantakan sekali, padahal kemarin ruangan ini rapi dan harum?” tanya sang ibu.
   “Maafkan Ibu, saya begini guna mempertahankan rangking satu,” kata Salman sambil menatap orang tuanya.
  “Oh, seperti itu yang kamu lakukan. Tetapi walaupun begitu, janganlah kamu lupa makan, nanti sakit.”
   “Ya, sebentar lagi Ibu,” sambil membaca buku.
   “Janji,ditunggu di bawah ya,” Ibu mengingatkan si anak sembari melangkahkan kakinya ke ruang makan.
   “Iya, Ibuku saying,” sahutnya.
   Malam pun semakin larut tetapi Salman belum menyelesaikan pekerjaan hingga ia kelelahan dan tertidur di meja belajar.

3.      Keterkaitan peristiwa dalam kutipan cerpen tersebut dengan kehidupan sehatirri-hari adalah seorang ibu yang……
A.    Sibuk memperhatikan seorang anak
B.     Tidak memedulikan anak
C.     Mengkhawatirkan kesehatan anak
D.    Tidak peduli pendidikan anak
E.     Tidak memedulikan makan si anak



   Ujian Nasional Tahun 2015
4.      Mengapa ibuerusaha membujuk agar salman makan?
A.    Ibu melihat ada ketidak wajaran pada  anaknya.
B.     Ibu peduli dengan cara anaknya dalam belajar
C.     Ibu cemas karna anaknya tidak perna makan
D.    Kemarahan ibu kepada anaknya karena terusb menerus belajar
E.     Ibu mengingetkan anaknya agar meluangkan waktu untuk makan